NAVANILLA


Harga : Rp.104,200

Berat : 350 Gram

Halaman : 304

Penulis : Guepedia

Jumlah Pembelian




NAVANILLA
Penulis: Arastaa
ISBN: 978-602-443-433-5
Penerbit : Guepedia Publisher
Ukuran : 14 x 21 cm
Tebal : 304 halaman
Harga : Rp 104.200


Vanilla Jingga alias Ratu Vanilla Btari yang harus terpisahkan dari orang-orang yang dia sayang dan tinggal bersama ibunya yang memiliki penyakit kejiwaan sejak kecil tanpa ia ketahui.
Ibu Vanilla; Risa sangat menyayangi Vanilla. Namun siapa sangka jika dia adalah pembunuh kedua saudara kembarnya dan nenek-kakeknya?
Vanilla juga memiliki kisah pahit tentang cintanya. Dia harus bertemu dengan sang mantan yang tega menyakitinya saat di Jogja.
Namanya Navan Rajendra, cowok yang penuh dengan pesonanya.
Vanilla terus bersikap acuh kepada Navan, namun cowok itu selalu berusaha mengejar Vanilla.
Tapi siapa sangka jika Navan juga memiliki cinta pertama yang bersangkutan dengan Vanilla?
Jauh sebelum mengenal Vanilla, Navan pernah menyimpan suka kepada Pelangi Jingga Btari, saudari kembar Vanilla.
Navan beranggapan jika Vanilla adalah Btari dari lagu dan kisahnya di kota Bandung dulu.
Navan berusaha mendapatkan hati Vanilla, sampai saatnya dia harus tahu jika Vanilla sakit.
Awalnya Navan tidak tahu dan hampir menyerah untuk mendapatkan Vanilla kembali, tapi karena dorongan dari Oshina, sepupu Navan, akhirnya Navan mencoba bertahan.
Walaupun orang ketiga masuk ke dalam hubungan percintaannya.
Navan menerima Yuki, sahabatnya. Untuk menjadikannya kekasih persinggahan saat dia lelah untuk mendapatkan Vanilla.
Namun pada akhirnya Navan sadar akan perasaannya. Saat dia tahu bukan Vanilla si gadis sakuranya, dan saat itu juga Navan merasa jika bukan Pelangi cinta pertamanya melainkan Vanilla.
Navan akhirnya mengakhiri hubungannya dengan Yuki, dan berbahagia bersama Vanilla dengan kondisi yang Vanilla jalanin sekarang ini dengan kursi roda.
Mereka menjadi pasangan kekasih, yang disaksikan oleh Bunda Vanilla di rumah sakit.
Bagi Navan, Vanilla adalah semangatnya. Dan Bagi Vanilla, Navan adalah nafasnya.